Senin, 22 Oktober 2012

PANTAI

malam yang gelap gulita ketika jalanan hanya di terangi lampu jalan , tak ada satu bintang pun yang bersinar
ku telusuri malam panjang itu hingga akhirnya aku sampai di sebuah pantai yang gelap dan tenang.ku turun untuk merasakan angin pantai yang berhembus , mendengarkan suara ombak yang mengalir lembut ,ku dengar kicauan kalelawar yang terbang mengelilingi pantai itu.ku berjalan semakin dekat ke pantai itu , ingin merasa lebih bersahabat dengan pantai ,ingin mengetahui isi hati pantai . sebuah kursi kayu yang kosong memanggilku untuk menemaninya , dan aku pun merasa terpanggil hingga ku duduki kursi kayu cokelat itu , ku resapi angin yang berhembus hingga membuat mataku menjadi sedikit terlelap.dan suara petir yang merdu itu menghampiri pantai itu,setelah ku dengar suara itu aku pun hendak melarikan diri meninggalkan kursi itu menuju mobil.ku nyalakan mesin mobil , dan lagu dari handphone yang ada di dalam mobil itu di mainkan.alunan lagu akustik dari yellowcard nampaknya sangat mendukung perasaan ku waktu itu.kunyalakan korek dan mulai mebakar sebatang rokok untuk sedikit menghilangkan rasa bosan.ku buka sekaleng minuman yang sudah kubeli sebelum ku menuju pantai itu.ku resapi rasa minuman itu sedikit pahit dan manis.pelan pelan minuman dan nikotin merasuki tubuh ku.dan seiring waktu berjalan puntung rokok pun semakin mengecil dan akhirnya watt mataku menurun hingga 5%.setelah itu ku coba memejamkan mata agar perasaan lebih terang ,dan tanpa disadari aku pun tertidur ,4 jam kemudian aku terbangun dan berfikir ternyata tuhan masih sayang kepadaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar